Kenari f series


“Om ada F1 gak ?”

Kalau sudah dapat SMS atau email seperti ini saya kadang-kadang bingung sendiri (maaf bingungnya gak ngajak-ngajak ….  ), kalimat diatas susah menterjemahkannya. Saya tidak tahu apakah saya yang kuper (ketinggalan informasi) sehingga ketika ada pertanyaan diatas saya bingung untuk menjawabnya.

Yang saya tahu F itu sendiri singkatan dari Filial yang kalau diartikan secara gampangnya yaitu peranakan/keturunan dari hasil breeding, biasanya F diikuti dengan angka seperti F1, F2 dst. Artinya F1 itu adalah keturunan pertama hasil silangan dari indukan A dengan B, F2 turunan ke 2 dst. Sebagian besar hobis burung kenari mempersempit makna dari F1 itu sendiri, biasanya yang dimaksud F1 di komunitas burung kenari adalah burung kenari hasil silangan Yorkshire dengan kenari lokal/super. Padahal hasil silangan kenari beragam ada breeder yang menyilangkan kenari Lizard dengan lokal, WS, gloster dll. Bagi saya Pribadi lebih senang mengambil jalur murni (breeding YS dengan YS, Lizard dengan Lizard dll) bahkan kalau bukan karena ingin sharing dengan rekan-rekan kenarimania di Palembang saya hanya focus di satu jenis burung kenari.

Didunia breeding kita mengenal ada kawin silang, dimana breeder melakukan kawin silang bertujuan sebagai berikut :

Pertama, mempertahankan sifat asli individu karena mempunyai sifat individu yang langka, contoh yang umum didunia burung kenari yaitu mengawin silangkan kenari Yorkshire dengan burung kenari lokal/super. Selain ingin mempertahankan sifat individu dari Yorkshire juga ingin memperbanyak burung kenari Yorkshire dengan biaya tidak terlalu tinggi. Proses kawin silang-nya adalah Induk Yorkshire dikawinkan dengan kenari lokal, hasil silangan YS dengan lokal disebut F1YS dari beberapa anak yang mempunyai kualitas unggul body besar mirip induknya dikawinkan kembali dengan induknya maka lahir F2YS. F2YS yang terbaik dikawin silang dengan kakek/nenek maka lahirlah F3YS, F3YS terbaik disilang dengan buyut maka lahirlah F4YS. Tahap F4 ini merupakan fix strain maksudnya jika F4YS disilang dengan F4YS anaknya merata (seragam) seperti buyuknya.

Kedua, tujuan peternak dalam breeding yaitu meningkatkan kualitas individu, setiap makhluk hidup mempunyai kelebihan tetapi dibalik kelebihan tersebut juga ada kekurangnya. Sebagai hobis tentu kita ingin mendapatkan hewan kesayangan yang mempunyai kualitas tanpa cacat. Untuk menutupi kekurangan tersebut maka diadakan kawin silang. Saat ini bahkan sejak dahulu berkembang rumor bahwa kenari warna cerah sulit memenangkan lomba tarik suara, rata-rata kualitas maupun staminanya kalah oleh burung kenari warna hijau.

Bertolak dari rumor diatas maka kenarimania berpacu mengerahkan berbagai ilmu yang didapat untuk menghasilkan burung kenari dengan warna ciamik disertai suara yang menarik hati. Dalam cross breeding ini tidak mengenal fix strain/tidak mengenal batasan sampai tahap mana (keturunan berapa), jika si breeder sudah merasa cocok dengan hasil silangannya walaupun baru 1 tahap (F1) maka kawin silang bisa dihentikan.

Ngomongin proses kawin silang jadi ingat cerita saya di tulisan terdahulu, dimana pada zaman dulu ada 2 buah kerajaan yang ingin menikahkan putra/putri kedua kerjaan tersebut. Dimana putra mahkota itu jelek tetapi dikenal akan kepintarannya yang tiada tanding, sedangkan putri kerjaan satunya lagi mempunyai paras cantik hanya sayang bodohnya minta ampun.

Disepakatilah oleh kedua Raja untuk menikahkan anaknya dengan harapan cucu-nya nanti mengambil sifat unggul dari kedua orang tuanya, yaitu cantik/ganteng dengan kepandaian tiada tanding. Namun apa yang terjadi setelah cucu-nya lahir, ternyata cucu-nya mengambil sifat-sifat jelek kedua orang tuanya yaitu rupanya jelek dan bodoh… lha kok jadi ngawur kemana-mana, maaf hanya sebuah catatan kecil mudah2an rekan-rekan bisa memaknai inti dari tulisan ini…
SHARE

etik trisusanti

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment